ZonaTV | Kepulauan Aru, Maluku — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, sebanyak 60 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Aru terus menjalani latihan intensif.
Latihan yang dipusatkan di Lapangan Yos Sudarso, Dobo, tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan para pelajar yang dipercaya mengemban tugas kehormatan dalam prosesi pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih pada upacara peringatan kemerdekaan.
Komandan Koramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf. Eddy Pattimin, saat ditemui ZonaTV di lokasi latihan, Sabtu (8/8/2026), mengatakan perkembangan kemampuan para anggota Paskibraka sejauh ini menunjukkan hasil yang sangat baik.
Menurut Eddy, para peserta mampu menyerap dan menyesuaikan diri dengan berbagai materi yang diberikan selama proses pembinaan. Materi tersebut mencakup Peraturan Baris Berbaris (PBB), tata cara memasuki lapangan upacara, pembentukan formasi, hingga simulasi pengibaran dan penurunan bendera.
“Perkembangan mereka sangat baik. Semua materi latihan dapat diserap dengan cepat,” ujar Kapten Eddy.
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan upacara pengibaran bendera nantinya para Paskibraka akan menggunakan Formasi 81. Sementara pada saat prosesi penurunan bendera, formasi yang akan ditampilkan membentuk tulisan “ARU”.
Menurutnya, kedua formasi tersebut bukan sekadar bagian dari variasi teknis dalam upacara, tetapi juga menjadi simbol yang diharapkan mampu memberikan warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kepulauan Aru.
KESEHATAN PESERTA JADI PERHATIAN
Di tengah latihan yang cukup padat, aspek kesehatan dan kebugaran para peserta juga menjadi perhatian serius para pembina.
Tim kesehatan secara rutin melakukan pendampingan selama kegiatan latihan. Sementara program olahraga dan latihan fisik diberikan dengan mempertimbangkan kemampuan masing-masing peserta.
Pendekatan tersebut dilakukan agar peningkatan kemampuan baris-berbaris dan kedisiplinan tidak mengabaikan kondisi fisik para anggota Paskibraka.
Kapten Eddy mengingatkan para peserta agar menjaga pola hidup sehat selama menjalani masa latihan. Mereka diminta mengatur waktu istirahat, mengurangi kebiasaan begadang, menjaga pola makan, serta menghindari makanan yang berpotensi mengganggu kondisi tubuh.
“Kami selalu mengingatkan adik-adik Paskibraka agar menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Dengan begitu, saat bangun pagi kondisi tubuh sudah siap mengikuti latihan,” katanya.
BUKAN SEKADAR LATIHAN BARIS-BERBARIS
Bagi para anggota Paskibraka, rangkaian latihan tersebut bukan hanya tentang kemampuan teknis dalam menjalankan gerakan secara seragam dan disiplin.
Latihan juga menjadi proses pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, serta mental dalam menjalankan tugas yang membawa nama Kabupaten Kepulauan Aru.
Mereka dituntut mampu menjaga konsentrasi, mengikuti instruksi dengan tepat, sekaligus membangun kekompakan sebagai satu kesatuan pasukan.
Karena itu, setiap tahapan latihan terus dievaluasi untuk memastikan seluruh anggota benar-benar siap ketika berada di lapangan pada momentum 17 Agustus mendatang.
Kapten Eddy berharap seluruh proses persiapan dapat berjalan lancar hingga hari pelaksanaan.
Ia juga berharap ke-60 anggota Paskibraka mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab saat mengibarkan Sang Merah Putih dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Aru.
“Kami berharap kesiapan mereka matang, sehingga mereka mampu menjalankan tugas negara dengan sebaik mungkin. Kita sama-sama doakan,” pungkasnya.
Dengan latihan yang terus digenjot dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, para Paskibraka Kepulauan Aru kini memasuki fase penting menuju 17 Agustus 2026—hari ketika disiplin, kekompakan, dan keteguhan mereka akan diuji di hadapan masyarakat dalam mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih.
(EW)
