Zona TV | Kepulauan Aru, Maluku
Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menegaskan bahwa pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan langkah strategis dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah menuju masyarakat Aru yang cerdas, sehat, dan sejahtera.
Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan materi pada kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2026 yang digelar di Gospel Cafe Dobo, pekan lalu.
Dalam paparannya, Kaidel menekankan bahwa kesehatan menjadi fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, masyarakat yang sehat akan memiliki peluang lebih besar untuk menjadi cerdas, produktif, dan sejahtera.
> "Kita sering berbicara tentang tujuan pembangunan daerah menuju Aru yang cerdas, sehat, dan sejahtera. Salah satunya adalah sehat. Kalau kita tidak sehat, mustahil kita bisa menjadi cerdas dan sejahtera," ujar Kaidel.
Bupati mengungkapkan, hingga saat ini capaian Program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Kepulauan Aru baru mencapai sekitar 3,4 persen dari total populasi. Dari target program nasional tahun 2026, baru sekitar 7.053 warga yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Menurutnya, rendahnya angka tersebut bukan berarti masyarakat yang belum diperiksa berada dalam kondisi tidak sehat. Namun, kondisi kesehatan mereka belum dapat dipastikan karena belum menjalani pemeriksaan.
> "Yang sudah diperiksa setidaknya kita mengetahui kondisi kesehatannya. Sedangkan sekitar 96 persen lebih masyarakat lainnya belum diketahui apakah sehat atau tidak karena belum melakukan pemeriksaan," jelasnya.
Di sektor pendidikan, Kaidel menyebut sebanyak 3.905 siswa dari 22 sekolah telah mengikuti pemeriksaan kesehatan. Meski demikian, angka tersebut dinilai masih jauh dari jumlah seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Kepulauan Aru.
Karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan bersama Dinas Pendidikan memperkuat strategi jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah secara langsung, serta tidak hanya mengandalkan masyarakat datang ke Puskesmas.
> "Kalau hanya menunggu masyarakat datang ke Puskesmas, target tidak akan tercapai. Petugas harus turun langsung ke sekolah, kantor-kantor pemerintahan, serta menjangkau masyarakat di berbagai wilayah," tegasnya.
Kaidel juga menyoroti posisi Kabupaten Kepulauan Aru yang saat ini masih berada di peringkat terbawah di Provinsi Maluku dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis. Meski demikian, ia optimistis capaian tersebut dapat ditingkatkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai contoh, ia mengingatkan keberhasilan Kabupaten Kepulauan Aru yang sebelumnya mampu menjadi daerah terbaik di Provinsi Maluku dalam pembentukan badan hukum Koperasi Merah Putih, meski sempat diprediksi menghadapi berbagai kendala geografis.
> "Kita pernah membuktikan bahwa sesuatu yang dianggap sulit bisa menjadi yang terbaik. Karena itu saya yakin capaian pemeriksaan kesehatan gratis ini juga dapat kita tingkatkan," ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan pelayanan, Bupati mengusulkan keterlibatan tokoh agama dan rumah ibadah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, momentum ibadah di gereja maupun masjid dapat dimanfaatkan oleh petugas kesehatan untuk melakukan sosialisasi sekaligus pelayanan pemeriksaan kesehatan.
Selain itu, seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta tokoh agama diharapkan dapat bersinergi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan.
> "Kesehatan gratis ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat. Yang diperlukan sekarang adalah strategi dan kerja bersama agar semakin banyak warga yang mau memeriksakan kesehatannya," kata Kaidel.
Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan capaian Program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Kepulauan Aru dapat meningkat secara signifikan sehingga tidak lagi berada di posisi terbawah di tingkat Provinsi Maluku.
> "Yang terpenting adalah kerja keras dari seluruh pihak. Dengan strategi yang tepat dan dukungan semua elemen masyarakat, saya yakin target yang ditetapkan dapat tercapai," pungkasnya.
(EW)
