Tasikmalaya, 11 Juni 2026 – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang sejalan dengan pelestarian lingkungan terus dilakukan oleh Aliansi Organisasi Peduli Lingkungan Hidup Tasikmalaya. Melalui program pemberdayaan UMKM binaan, organisasi yang dipimpin Asep Solehudin Devo atau yang akrab disapa Asep Devo tersebut berupaya membangun ekosistem ekonomi hijau yang tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
Program pemberdayaan yang dijalankan tidak sekadar berorientasi pada peningkatan omzet dan pemasaran produk UMKM, melainkan juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih sadar bahwa setiap pilihan konsumsi yang dilakukan memiliki dampak terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di sekitarnya.
Sebagai bagian dari penguatan program tersebut, jajaran Aliansi Organisasi Peduli Lingkungan Hidup Tasikmalaya melakukan pertemuan dengan Kepala Bidang pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tasikmalaya. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (11/6/2026) itu membahas peluang kerja sama dalam memperluas akses pemasaran produk-produk UMKM binaan serta mendorong lahirnya kolaborasi yang lebih erat antara komunitas lingkungan dan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Disperindag Kota Tasikmalaya menyambut positif inisiatif yang diusung oleh Aliansi Organisasi Peduli Lingkungan Hidup Tasikmalaya. Program tersebut dinilai memiliki keselarasan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
Ketua Aliansi Organisasi Peduli Lingkungan Hidup Tasikmalaya, Asep Solehudin Devo, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu langkah strategis untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Kami ingin membangun pemahaman di tengah masyarakat bahwa menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan melalui aksi penanaman pohon, bersih-bersih sungai, atau kegiatan konservasi lainnya. Dukungan terhadap UMKM lokal yang memiliki semangat tumbuh bersama gerakan peduli lingkungan juga merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup," ujar Asep Devo.
Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, ketika masyarakat memilih produk-produk lokal, maka mereka tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil, tetapi juga turut mendukung berbagai program sosial dan lingkungan yang dijalankan oleh organisasi pembina.
Asep Devo menjelaskan bahwa setiap produk UMKM binaan yang dipasarkan membawa misi yang lebih luas daripada sekadar aktivitas perdagangan.
"Setiap produk yang dibeli masyarakat bukan hanya menghasilkan transaksi ekonomi. Di balik produk tersebut terdapat semangat pemberdayaan, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Dengan membeli produk UMKM binaan Aliansi Organisasi Peduli Lingkungan Hidup Tasikmalaya, masyarakat secara tidak langsung ikut berpartisipasi dalam mendukung berbagai program lingkungan yang kami jalankan. Jadi, membeli produk UMKM lokal sama artinya dengan ikut menjaga bumi dan mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang," tegasnya.
Ia menambahkan, konsep ekonomi hijau (green economy) harus dipahami sebagai sebuah gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dalam konsep tersebut, pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengorbankan kelestarian alam, melainkan harus menjadi instrumen untuk memperkuat keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara bersamaan.
Melalui kolaborasi dengan Disperindag Kota Tasikmalaya, Aliansi Organisasi Peduli Lingkungan Hidup Tasikmalaya berharap produk-produk UMKM binaan dapat memperoleh akses pemasaran yang lebih luas, baik melalui kegiatan pameran, promosi, jaringan perdagangan, maupun pemanfaatan platform digital. Dengan demikian, para pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Selain memberikan dampak ekonomi, perluasan pasar UMKM juga diharapkan mampu memperkuat kampanye kesadaran lingkungan di masyarakat. Semakin banyak produk UMKM binaan yang dikenal dan digunakan masyarakat, semakin besar pula peluang tersampaikannya pesan-pesan pelestarian lingkungan yang menjadi bagian dari gerakan tersebut.
Aliansi Organisasi Peduli Lingkungan Hidup Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan. Organisasi tersebut meyakini bahwa masa depan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak dalam menjaga keseimbangan antara kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas lingkungan, dan masyarakat, gerakan pemberdayaan UMKM berbasis ekonomi hijau di Kota Tasikmalaya diharapkan dapat menjadi contoh nyata bahwa pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Wartawan: Randi Yunantan
