Program Jepara Mulus Harus Dikawal, Kualitas Pekerjaan Jangan Jadi Korban

 

Jepara, Zona TV Nasional — Program pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan melalui slogan “Jepara Mulus” menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam menggunakan jalan.

Namun, di tengah semangat percepatan pembangunan tersebut, kualitas pekerjaan di lapangan tetap harus menjadi perhatian serius. Masyarakat menilai pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya mengejar kecepatan penyelesaian, tetapi juga harus memastikan pekerjaan memiliki mutu yang baik, sesuai spesifikasi teknis, serta mampu bertahan sesuai masa yang telah ditentukan.

Di sejumlah lokasi, muncul sorotan terhadap pekerjaan jalan yang dinilai mengalami kerusakan sebelum waktunya. Ada pekerjaan yang disebut mulai menunjukkan retakan meskipun proses pengerjaan belum sepenuhnya selesai. 

Kondisi semacam ini tentu menimbulkan pertanyaan besar. Jika anggaran pembangunan telah disiapkan untuk menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, mengapa masih ditemukan pekerjaan yang cepat mengalami kerusakan?

Masyarakat, media, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga swadaya masyarakat memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan. Kritik dan masukan yang disampaikan seharusnya tidak dipandang sebagai upaya menghambat pembangunan, melainkan sebagai bagian dari kontrol sosial agar program pemerintah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Jangan sampai slogan “Jepara Mulus” hanya mulus di atas laporan, tetapi justru menyisakan jalan yang cepat rusak di lapangan.

Persoalan kualitas pekerjaan juga berkaitan dengan profesionalitas para pelaksana proyek. Kontraktor dan pengusaha yang dipercaya mengerjakan pembangunan infrastruktur harus memiliki komitmen terhadap mutu pekerjaan, bukan sekadar mengejar keuntungan.

Keuntungan dalam sebuah pekerjaan konstruksi tentu merupakan hal yang wajar. Namun, keuntungan tidak boleh diperoleh dengan mengorbankan kualitas, mengurangi spesifikasi, atau mengabaikan ketentuan teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Karena itu, pengawasan harus dilakukan sejak tahap awal pekerjaan hingga proyek dinyatakan selesai. Pemeriksaan material, metode pelaksanaan, ketebalan dan kualitas pekerjaan, hingga hasil akhir harus benar-benar diperhatikan oleh pihak terkait.

Jika ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, semestinya dilakukan evaluasi dan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai kerusakan baru ditangani setelah masyarakat menyampaikan keluhan berkali-kali.

Program Jepara Mulus merupakan program yang menyangkut kepentingan publik. Anggaran yang digunakan juga merupakan bagian dari keuangan negara atau daerah yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Oleh sebab itu, masyarakat berhak mengetahui bahwa setiap rupiah anggaran pembangunan benar-benar digunakan untuk menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat dalam jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Jepara dan dinas terkait diharapkan tetap amanah, transparan, serta tegas dalam mengawasi seluruh pekerjaan pembangunan jalan. Jangan ragu memberikan teguran atau mengambil tindakan terhadap pelaksana pekerjaan yang terbukti tidak memenuhi ketentuan.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu terus dilibatkan dalam pengawasan. Informasi mengenai adanya kerusakan atau dugaan pekerjaan yang tidak sesuai sebaiknya disampaikan melalui jalur yang tepat agar dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti secara objektif.

Pembangunan bukan sekadar selesai. Pembangunan harus berkualitas, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Harapannya, slogan “Jepara Mulus” benar-benar menjadi kenyataan yang dirasakan masyarakat, bukan hanya menjadi slogan pembangunan. Jalan yang dibangun hari ini harus mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang dan tidak menjadi beban baru bagi pemerintah maupun masyarakat akibat kerusakan yang terlalu cepat.

Semoga Bupati Jepara bersama seluruh jajaran dinas terkait tetap konsisten menjaga amanah pembangunan, memperkuat pengawasan, dan memastikan setiap kontraktor menjalankan pekerjaan sesuai aturan serta standar kualitas yang telah ditetapkan.

Mengawal pembangunan, mengawasi anggaran, dan menyuarakan kepentingan masyarakat.

Jepara, 19 Agustus 2026
www.zonatvnasional.com


Lebih baru Lebih lama