ZonaTV, Kepulauan Aru, Maluku — Tiga hari menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-81 yang akan berlangsung pada 17 Agustus 2026, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Aru dinyatakan telah mencapai kesiapan 100 persen.
Kesiapan tersebut mencakup kemampuan teknis dalam pelaksanaan upacara, kedisiplinan, kekompakan pasukan, hingga kondisi kesehatan para anggota Paskibraka. Mereka kini berada pada tahap akhir persiapan sebelum menjalankan tugas pada upacara puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Keterangan tersebut disampaikan Kapten Inf. Eddy Pattimim, Danramil 1503-03/Dobo yang juga menjabat Ketua Seksi Upacara Puncak, mewakili Ketua Panitia Perayaan HUT RI ke-81 sekaligus Dandim 1503/Tual, Letkol Inf. Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P., saat ditemui wartawan di lokasi latihan di halaman Kantor Bupati Kepulauan Aru, Kamis (13/8/2026).
“Mulai dari tahap awal latihan sampai hari ini, mereka sudah siap 100 persen. Alhamdulillah, kondisi kesehatan mereka juga terjaga berkat pendampingan tim medis, semuanya berjalan lancar,” ujar Kapten Eddy Pattimim.
Menurutnya, proses latihan telah dilaksanakan secara intensif selama kurang lebih 15 hari. Meskipun waktu pelatihan relatif singkat, seluruh anggota Paskibraka menunjukkan semangat, disiplin dan kemampuan yang dinilai sangat baik.
Dalam proses latihan, salah satu tantangan yang dihadapi adalah kondisi cuaca yang cukup panas dan ekstrem. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota untuk terus mengikuti setiap tahapan latihan.
“Kami tetap optimis anak-anak kita akan memberikan hasil terbaik dan membanggakan di hari kemerdekaan nanti,” tambahnya.
Pengukuhan Dijadwalkan 15 Agustus
Setelah menyelesaikan rangkaian latihan, tahapan berikutnya adalah pengukuhan Paskibraka yang dijadwalkan berlangsung pada malam 15 Agustus 2026.
Usai pengukuhan, para anggota Paskibraka akan memasuki masa karantina di Hotel News Gren Aru, Jalan Raya Pemda 1, Kelurahan Siwalima. Masa karantina tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir menjelang pelaksanaan tugas pada upacara peringatan HUT RI ke-81.
Selama masa tersebut, kesiapan fisik, mental, kedisiplinan dan kekompakan anggota akan terus dijaga sehingga seluruh rangkaian tugas pada hari pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Halaman Kantor Bupati Jadi Lokasi Upacara
Untuk pelaksanaan upacara puncak HUT RI ke-81 tingkat Kabupaten Kepulauan Aru, lokasi ditetapkan di halaman depan Kantor Bupati Kepulauan Aru.
Penetapan lokasi tersebut merupakan kebijakan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel. Sementara penyelenggaraan kegiatan berada di bawah komando Dandim 1503/Tual selaku Ketua Panitia.
“Untuk penentuan lokasi upacara sepenuhnya dari Bapak Bupati. Penyelenggara berada di bawah komando Dandim 1503/Tual, sementara untuk operasional di lapangan, saya yang ambil alih,” jelas Kapten Eddy.
Dengan koordinasi lintas unsur yang telah dilakukan, panitia memastikan seluruh kebutuhan teknis upacara terus dipersiapkan. Mulai dari kesiapan pasukan, lokasi, pengamanan, hingga keterlibatan berbagai unsur masyarakat.
Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat
Peringatan HUT RI ke-81 di Kabupaten Kepulauan Aru tahun ini juga diproyeksikan berlangsung lebih meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Keterlibatan masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan acara, tetapi juga memperkuat semangat persatuan, gotong royong dan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Semua pihak kami libatkan agar semangat kebersamaan dan nilai kemerdekaan benar-benar terasa kuat di bumi Jar Garia ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Dandim 1503/Tual, Letkol Inf. Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P., selaku Ketua Panitia Perayaan HUT RI ke-81, direncanakan tiba di wilayah Kepulauan Aru pada 15 Agustus 2026.
Kehadiran Dandim tersebut akan dilanjutkan dengan mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan persiapan hingga pelaksanaan puncak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Dengan kesiapan Paskibraka yang telah mencapai 100 persen, masyarakat Kepulauan Aru kini menantikan momentum pengibaran Sang Merah Putih sebagai salah satu puncak penghormatan terhadap perjuangan kemerdekaan sekaligus wujud semangat persatuan seluruh masyarakat di Bumi Jar Garia.
(EW)
