Polres Kepulauan Aru Musnahkan 1.005 Liter Miras Tradisional Jenis Sopi

 

ZonaTV, Kepulauan Aru, Maluku

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Kepulauan Aru memusnahkan sebanyak 1.005 liter minuman keras (miras) tradisional jenis sopi yang berhasil disita dari sejumlah pedagang dan pengecer di wilayah Kota Dobo dan sekitarnya.

Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, sebagai bagian dari hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar jajaran kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Pantauan ZonaTV.com, Kamis (12/3/2026), pemusnahan miras sopi dilakukan di lingkungan Mapolres Kepulauan Aru. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite, Komandan Lanal Aru, Kepala Kejaksaan Negeri Aru Dr. Amanda, Ketua DPRD Kepulauan Aru Fenn Loy, serta sejumlah pejabat utama Polres Kepulauan Aru.



Di sela-sela kegiatan pemusnahan, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite kepada awak media menjelaskan bahwa ribuan liter miras tradisional tersebut merupakan hasil operasi yang dilakukan oleh tim Satuan Tugas Narkoba dalam rangka Operasi Pekat.

“Dalam Operasi Pekat yang kami laksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, tim berhasil mengamankan kurang lebih 1.005 liter miras tradisional jenis sopi dari sejumlah pedagang dan pengecer. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar pelaksanaan hari raya nanti dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Kapolres juga menambahkan bahwa pelaksanaan Operasi Pekat kali ini difokuskan di wilayah Kota Dobo dan daerah sekitarnya, yang dinilai memiliki aktivitas peredaran miras cukup tinggi.

“Operasi ini kami fokuskan di Kota Dobo dan wilayah sekitarnya. Hasil sitaan yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil operasi di wilayah tersebut, dan rekan-rekan media bisa menyaksikan langsung proses pemusnahannya,” katanya.

Sementara itu, untuk wilayah Polsek yang berada di daerah perbatasan, kata Kapolres, tidak dilakukan operasi serupa karena berdasarkan laporan yang diterima, situasi keamanan di wilayah tersebut masih terpantau aman dan kondusif.

“Untuk Polsek-Polsek yang berada di wilayah perbatasan tidak melakukan kegiatan seperti ini. Dari laporan yang kami terima, situasi di sana hingga saat ini masih aman dan terkendali,” pungkasnya.

(EW)

Lebih baru Lebih lama