Zona TV – Kota Tasikmalaya
Tasikmalaya, 30 Maret 2026 — Dinamika sosial di Kota Tasikmalaya kembali mengemuka seiring rencana aksi yang akan digelar oleh Pemuda Pancasila PAC Bungursari. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 02 April 2026, dengan titik sasaran di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya serta lokasi wahana bermain yang tengah menjadi sorotan publik.
Langkah mobilisasi massa ini merupakan respons atas dugaan beroperasinya sebuah wahana permainan yang dinilai belum mengantongi perizinan secara lengkap. Ketua PAC Bungursari, Sarip Hidayatulloh, menegaskan bahwa pihaknya akan mengerahkan ratusan anggota sebagai bentuk keseriusan dalam menyampaikan aspirasi.
Dalam keterangannya kepada awak media, Sarip menyampaikan bahwa gerakan ini tidak berdiri dalam ruang hampa, melainkan berangkat dari aspirasi masyarakat sekitar yang merasa tidak mendapatkan sosialisasi terkait pendirian wahana tersebut. Minimnya keterbukaan informasi dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Gerakan ini adalah bagian dari fungsi kontrol sosial organisasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap aktivitas usaha, khususnya yang berpotensi mengundang kerumunan, telah memenuhi seluruh aspek perizinan dan kelayakan. Jangan sampai ada pembiaran terhadap operasional yang belum memenuhi ketentuan,” ujar Sarip.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aspek perizinan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen penting dalam menjamin keamanan, keselamatan, serta ketertiban umum. Apabila hal tersebut diabaikan, maka potensi risiko yang ditimbulkan dapat berdampak luas, baik secara sosial maupun hukum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim media Zona TV, aksi ini tidak hanya melibatkan unsur Pemuda Pancasila PAC Bungursari. Sejumlah organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta elemen masyarakat Kecamatan Bungursari juga dikabarkan akan turut serta dalam aksi tersebut. Konsolidasi lintas elemen ini menunjukkan adanya eskalasi perhatian publik terhadap isu yang berkembang.
Rencana aksi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola perizinan usaha, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas publik. Selain itu, aksi ini juga menjadi cerminan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengawal kebijakan dan implementasi regulasi di tingkat lokal.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai status perizinan wahana bermain yang dimaksud. Namun demikian, publik menantikan adanya klarifikasi serta langkah konkret dari otoritas berwenang guna menjaga kondusivitas dan kepastian hukum di Kota Tasikmalaya.
(Tim Redaksi Zona TV)
Kota Tasikmalaya, 30 Maret 2026
