Bupati Kepulauan Aru Sambut 545 Prajurit Yon TP 912 Satria Jargaria Sakti

 

ZonaTV, Kepulauan Aru, Maluku

Sebanyak 545 personel organik Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 912 Satria Jargaria Sakti TNI Angkatan Darat tiba di Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (19/3/2026) pukul 20.00 WIT. Kedatangan ratusan prajurit tersebut menggunakan Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara.

Berdasarkan pantauan ZonaTV.com, rombongan prajurit Yon TP 912 yang dipimpin oleh Komandan Batalyon (Danyon) Mayor Infanteri Desta Dwi Hartanto bersama Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) Kapten Infanteri Adam Prawira serta jajaran perwira lainnya disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kapolres Kepulauan Aru, Danramil 1503-03/Dobo, Danlanal Aru, perwakilan Polisi Militer (POM) Kepulauan Aru, Kajari Kepulauan Aru, Ketua DPRD, para tetua adat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, bertindak sebagai inspektur upacara. Setelah prosesi penerimaan dan pemeriksaan pasukan, Bupati Kaidel menyampaikan arahan kepada seluruh prajurit.

Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh jajaran Yon TP 912 Satria Jargaria Sakti di Bumi Jargaria/Sarkwarisa.

“Kehadiran saudara-saudara di wilayah kami merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan. Kami meyakini bahwa kehadiran Yon TP ini sangat strategis, bukan hanya untuk memperkuat pertahanan teritorial, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kaidel.

Menurutnya, batalyon teritorial pembangunan memiliki peran unik dan krusial yang selaras dengan program pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap kehadiran saudara-saudara dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pembangunan infrastruktur daerah,” lanjutnya.

Bupati Kaidel juga menekankan pentingnya peran aktif prajurit dalam mendukung swasembada pangan dan ketahanan pangan wilayah melalui kegiatan produktif, khususnya di sektor pertanian dan hortikultura yang terintegrasi.

Selain itu, prajurit diharapkan mampu mengamankan program strategis pemerintah, seperti hilirisasi industri dan program makan bergizi gratis, serta menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan membantu pembangunan infrastruktur dasar demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saudara-saudara harus menyatu dengan masyarakat, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat. Setiap kegiatan produksi dan tugas teritorial harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Kaidel mengingatkan bahwa meskipun fokus pada tugas teritorial, prajurit tetap harus menjaga kemampuan tempur sebagai pasukan infanteri dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia juga mendorong adanya kerja sama erat antara batalyon dengan dinas kesehatan, BUMN, serta organisasi perangkat daerah (OPD). Kompi kesehatan dalam Yon TP diharapkan berperan aktif dalam sistem surveilans serta penanganan penyakit di tingkat desa.

“Wilayah kita masih membutuhkan sinergi kuat antara TNI dan pemerintah daerah, baik dalam membuka akses jalan, membantu petani, maupun membangun sarana fisik yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Bupati Kaidel menginstruksikan seluruh OPD, camat, hingga kepala desa agar bersinergi dengan jajaran Yon TP 912 guna memastikan seluruh program pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat berjalan optimal.

“Mari jadikan momentum ini sebagai upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Kepada seluruh prajurit Yon TP, selamat bertugas. Segera beradaptasi dengan lingkungan, hormati adat istiadat setempat, dan jaga nama baik kesatuan,” pungkasnya.

(EW)

Lebih baru Lebih lama