ZonaTV-Kepulauan Aru, Maluku.
Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1503/Tual terus menggenjot pelaksanaan program fisik guna mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.
Pantauan ZonaTV.com, Senin (16/2/2026), personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong membongkar rumah milik Ibu Wa Ati, seorang janda penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang berlokasi di Kilometer 8, Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.
Komandan Kodim 1503/Tual, Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Andi Agussalim, dalam rilis yang diterima ZonaTV.com menyampaikan bahwa pembongkaran tersebut menjadi titik awal dimulainya sasaran fisik TMMD di Desa Durjela.
“Jadi hari ini kita mulai pekerjaan fisik. Rumah Ibu Wa Ati menjadi yang pertama kita kerjakan. Kondisinya memang sudah tidak layak huni, sehingga harus dibongkar total dan akan kita bangun kembali dengan rumah yang baru dan lebih layak,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung pelaksanaan TMMD.
“Saya mohon dukungan teman-teman media dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru agar kolaborasi antara Satgas TMMD dan Pemerintah Daerah dapat berjalan sesuai harapan kita bersama, demi mempercepat pembangunan di Bumi Jargaria/Sarkwarisa yang kita cintai ini,” ujarnya.
Secara terpisah, Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf Bakri Renhoat, menegaskan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya dalam membantu penyediaan rumah layak huni.
“Melalui program TMMD ini, kami berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat memiliki rumah yang lebih layak, seperti yang diterima Ibu Wa Ati. Semoga rumah baru ini nantinya memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi beliau dan keluarga,” kata Renhoat.
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan TMMD sangat bergantung pada kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci utama dalam menyukseskan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik program TMMD di Kepulauan Aru.
“Keberhasilan program ini bukan hanya milik TNI, tetapi milik kita bersama. Mari saling mendukung agar TMMD benar-benar memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di Desa Durjela dan sekitarnya,” pungkasnya. (EW)

